BCA Raih ABFI Award Sebagai Bank dengan Kinerja Terbaik 2008
Jakarta, 30 Juli 2009
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menerima penghargaan dari Asian Banking
Finance and Informatic (ABFI) Institute Perbanas sebagai Bank Dengan Kinerja
Terbaik di Indonesia Tahun 2008 atau Best Performance Banking 2008.
Penghargaan hasil kolaborasi ABFI Institute Perbanas dan Majalah Tempo ini
diberikan sebagai apresiasi terhadap BCA atas kinerja keuangan dan
efisiensiterbaik pada tahun 2008. Penghargaan diserahkan oleh Dr. Ir. Fatchudin
M.M, Rektor ABFI Perbanas kepada Jahja Setiaatmadja diterima oleh Wakil Presiden
Direktur BCA pada tanggal 24 Juni 2009 di Mercantile Athletic Club Jakarta.
Dalam kesempatan yang sama, Perbanas menyerahkan penghargaan ABFI Award
kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD) berkinerja terbaik 2008 kepada PT Bank
Jabar Banten, PT BPD Sumatera Utara, PT Bank BPD Bali dan PT Bank BPD Jambi.
Selain itu kepada PT BPD Jawa Tengah, Perbanas menyerahkan Sertifikat dan Piagam
ABFI Award 2008.
Menurut Rektor ABFI Perbanas, pengukuran kinerja dilakukan dengan metodologi
ABFI CAMEL dengan pembobotan 50% kinerja keuangan dan 50% efisiensi berdasarkan
kualitas aset, earning dan likuiditas. Hasil kajian yang mengukur perkembangan
kinerja industri perbankan secara berkesinambungan tersebut diharapkan menjadi
rujukan bagi masyarakat dalam menentukan pilihan bank dan produk perbankan.
Berkenaan dengan prestasi tersebut Jahja Setiaatmadja mengatakan ”Penghargaan
Bank dengan Kinerja Terbaik 2008 tak hanya menunjukkan kemampuan BCA
mempertahankan haluan untuk mengatasi tantangan di tengah kondisi ekonomi yang
relatif tidak menentu, tapi sekaligus memperlihatkan komitmen BCA untuk selalu
menjadi Bank terpercaya pilihan masyarakat”. Penghargaan ini tentunya akan
menjadi pendorong BCA untuk terus melakukan yang terbaik bagi perusahaan dan
nasabah ditengah tantangan-tantangan yang akan datang.
Lebih lanjut disampaikan bahwa BCA secara konsisten menunjukkan kinerja
keuangan positif. Tercatat pada kuartal 1 2009, BCA mampu membukukan laba bersih
sebesar Rp1,6 triliun, meningkat 41,8% pada periode yang sama tahun lalu sebesar
Rp1,2 triliun. Selain itu, BCA juga terus melanjutkan investasi jangka panjang
melalui peningkatan infrastruktur dan pengembangan produk dan layanan baru.
Dalam jangka waktu satu tahun, BCA berhasil memperluas jaringan dan point of
sales dengan menambah jumlah kantor cabang, ATM dan mesin EDC (Electronic Data
Capture) yang diseluruh Indonesia. Perbankan elektronik BCA terus tumbuh dan
menjadi channel transaksi pilihan. Nilai transaksi melalui Internet Banking
meningkat 31,8% year on year menjadi Rp273, 5 trilun pada triwulan pertama
2009.
|